February 6, 2007 by sidik00
yup.. kata - kata tukul “empat mata” menarik juga disimak..apalagi dicocokan dengan kondisi saat ini, saat musibah silih berganti.. yang terbaru banjir di ibukota. Semua orang juga tau bahwa penanganan banjir itu harus bikin saluran, tidak buang sampah sembarangan, perbanyak area untuk resapan air, bukit - bukit jangan digunduli.. gak perlu para ahli untuk men ngatakan hal2 tsb..bosan aku ndengernya di media - media, isinya kok tak rasa-rasain cuman program,konsep,pikiran,ide tanpa ada realisasi…. apalagi media mengekpos secara berlebihan dan tidak imbang lagi ! jadi kesannya kok jadi hiperbolis khas infotainment ! lebih baik sekarang “silent’ dulu.. mari perbaiki kondisi ini mulai dari yang kita bisa… jangan hanya bisa menyalahkan.. wah Pemerintah seh…. bla..bla..bla…. huh ! mengeluh kok jadi hoby! bagaimana dengan kita sendiri?!! terlepas bahwa emang pemerintah kita memang lemah!
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
February 2, 2007 by sidik00
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
January 24, 2007 by sidik00
{
wes tak elingke
ojo percoyo boyo seng seneng ngguyu
wes tak elingke
ojo percoyo bocah seng seneng ngrayu
wes tak kandani
bocah wadon kudune seng ati ati
wes tak tuturi
yen ditinggal agawe loro ing ati
pancen ramah yen disawang
katon manise yen dikudang
nanging paite yes wus bar-baran
mengko koe bisa ditinggal….
bocah manis kembange deso
nangis yen wes dipangan boyo
seng digadang - gadang saiki wes ilang
mung nandang kuciwo atine loro….
}
banyak kesenian Jawa yang mengandung makna yang dalam,
bait diatas salah satunya, pas balik jogja ndengar lagu itu,
kepikiran pengen nulis…
buat all the girls
Posted in Uncategorized | 7 Comments »
January 17, 2007 by sidik00
sedih dech………..
hikz………….
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
January 16, 2007 by sidik00
malam minggu yang lalu..karena gak ada kerjaan aku menemani ippin yang walau udah menikah tetapi tetap membujang (sementara ding, semangat pin!) putar - putar naek sepeda motor menghafal jalan - jalan di Ibukota
beruntunglah dalam semalam cuman ketangkep polisi 2 x !! huehuehuheue beruntung ?!?!? bukan masalah ketangkepnya sih yang menarik perhatianku cuman kondisi aparatur kita
yang pertama polisinya katanya kalo bayar tilang Rp 50.600, ok aku bayar dech dalam hatiku.. eh ternyata polisinya (oknum mungkin lebih tepatnya ) malah diam dan akhirnya ” udah dech mas gak usah banyak2 30rb aja” ?!?! glodak! weleh weleh.. yawesmo gimana lagi, dalam hatiku lain kali mending tak bayar resmi ajah.. ternyata harapanku ta bertepuk sebelah tangan karena beberapa jam kemudian ketilang lagi
kali ini polisinya masih relatif muda dan kayaknya tidak seperti yang pertama.. “Mas sidangnya selasa ya..” waduh di Ibukota emang banyak orang Jawa juga ternyata.. gak tau Jawa bagian mana. “waduh kok selasa pak?!” “ya ..udah ambil di polda aja, hari sabtu ! ” “OK, pak!” dalam hati wah kalo bayar di polda kan resmi juga pikirku setidaknya instansi tentu lebih valid dibanding individu. Besoknya ke polda untuk menyelesaikan urusan.. setelah tanya sono - sini, akhirnya ketemu ruangan bagian “tilang” tidak seperti bayanganku.. ruangan kecil, cuman ada satu petugas dg pakaian sipil dan baru nonton tipi, kayak dkelurahan ajah, nyampe sana cuman “pak kok gak sidang kenapa?” “hari kerja gak sempat pak!” jawabku singkat. “dendanya 50rb!”, oo memang segitu seeh dendanya berdasar kejadian pertama. “Ok saya bayar pak” abis uang diserahkan dan SIM yang ditahan dikembalikan “sudah, pak?! tanyaku ? “sudah!” jawabnya pendek.. saya ulangi lagi “sudah?!” untuk memastikan ? jawaban tetap sama… hu-uh kecewa aku! tak kira pelayanan “tilang” lebih profesional dengan prosedur lebih jelas, tdan ada oret2an bahwa kita sudah menyetor dendan ke kas negara..ternyata ya tetap gitu - gitu ajah.. ini ibukota loh, serambinya republik ini.. masih kayak gitu apalagi yang diluar - luar sono.. dulu dijogja aku pernah kena “tilang” dan ikut sidang..juga gak memuaskan pas aku datang sesuai sidang yang dijadwalkan..eh sidang diundur..dan pas datang lagi ternyata sidang dah selesai.. cuman suruh bayar langsung dengan petugas administrasi di pengadilan dan SIM dikembalikan selesai dech. Yang agak lumayan ketika kena “tilang” di per4 jl. Kaliurang jogaj dan disuruh bayar langsung ke rekening BRI, itu yang paling valid menurutku.. apakah temen2 tau prosedur tilang yang jelas ?! seharusnya aparat kita melakukan sosialisasi bagaimana prosedur yang jelas dalam mengurus “tilang” sehingga yakin uang yang kita bayarkan masuk kas negara! ya begitulah kondisi bangsa ini, tapi kita harus tetap yakin bahwa kedepan kita akan mampu lebih baik lagi! kita gak pernah akan bisa kalo yakin aja kita gak punya
oiya..bentar lagi urusan jatuh bangunya negara ini akan segera mampir ke pundak kita loh! tidak perduli posisi kita dimana dan mengambil peranan apa..
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
December 8, 2006 by sidik00
Posted in Uncategorized | 4 Comments »
December 6, 2006 by sidik00
Beberapa hari kebelakang ini ramai dibicarakan kembali tentang poligami, gara2 ada tokoh publik yang selama ini menjadi panutan bahkan idola masyarakat melakukannya.. semua orang mencaci terutam kaum hawa mereka beramai ramai untuk mengecam … bahkan pemerintah pun melallui bapak presiden kita akan merivisi peraturan tentang poligami.. Dulu waktu ramai2nya mo ada undang - undang tentang pornografi banyak yang menentang (walaupun banyak yang pro) karena menurut mereka negara tidak berhak untuk mengatur kebabasan warganya dalam berpakaian… sekarang kalo negara mo mengatur warganya untuk berpoligami apakah negara juga punya hak? kemana orang2 yang dahulu menentang UU anti pornografi dan berlindung dibalik kebebasan bermasyarakat?? sudah tidak menentang lagi ? karena kalo kebebasan bermasyarakat dalam hal ini dipangkas justru akan menguntungkan kepentingan mereka ?
—– sebenarnya sederhana masyarakat kita sedang terjebak dalam pertempuran antara faham barat dan timur, dan celakanya kita tepat ditengah2nya alias kebiasaan bangsa indonesia, selalu nanggung———
“bukan berarti saya setuju poligami lho”
Posted in Uncategorized | 4 Comments »
November 20, 2006 by sidik00
setidaknya kalo alumni ugm pasti pernah mendengarkan lagu ini 3 kali…
pas ospek..
pas kkn…
pas wisuda…
berikut syairnya :
” bhakti kami mahasiswa gadjah mada semua
ku berjanji memenuhi panggilan bangsaku
didalam pancasilamu jiwa seluruh nusaku
kujunjung kebudayaanmu kejayaan indonesia
bhakti kami almamater kuberjanji setia
memenuhi dharma bhakti tuk ibu pertiwi
didalam kesatuanmu jiwa seluruh bangsaku
kujunjung kebudayaanmu kejayaan nusantara ”
paling bergetar mendengarkan lagu ini sewaktu wisuda,
bukan apa - apa karena pas wisuda yang bawain PSM UGM…
trus tempetnya di graha sabha pramana…
dengan cahaya yang remang - remang….
deg………
teringat lagi ini karena kemaren menghadiri sumpahan
para dokter baru lulusan UGM periode November..
wuih.. liat temen - temen yang dulunya teman glundang - glundung..
mbolosan….cem2an….pekok2an…..
pada pake kebaya… jas…. dengan stelan resmi
rodo2 pie ngunuw loh
wooooo wes gede temenan arek arek iki :))
berarti aku yo iyo paling yo =))
congrats buat para dokter baru khususnya dokter teladan 2000
we proud to you !
especially fur my hanee…..
congrats ya…………………..
Posted in Uncategorized | 5 Comments »
November 8, 2006 by sidik00
Posted in Uncategorized | No Comments »
October 15, 2006 by sidik00
Hehehe… kemaren ketika ada kerjaan di GITET Bandung Selatan arah Saguling, sempat trip 1 sirkit
sungguh pengalaman yang berharga 
Posted in Uncategorized | No Comments »